Analisis Konsumsi Batubara Spesifik Ditinjau dari Nilai Kalor Batubara Dan Perubahan Beban Di PLTU Tanjung Jati B Unit 2
DOI:
https://doi.org/10.32497/eksergi.v13i2.909Abstract
PLTU Tanjung Jati B unit 2 merupakan pembangkit listrik tenaga uap yang memiliki daya pembangkitan 710 MW Gross, menggunakan bahan bakar batubara dengan nilai kalori antara 4600 ”“ 6400 kkal/kg. Sebagai pembangkit yang beroperasi secara terus menerus pada beban dan kualitas batubara yang bervariasi, diperlukan manajemen energi yang tepat dalam pengoperasiannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh nilai kalori batubara terhadap konsumsi batubara spesifik,dan juga terhadap perubahan beban. Metode yang digunakan adalah dengan membandingkan nilai konsumsi batubara spesifik pada nilai kalori batubara dan beban yang bervariasi. Hasil perhitungan menunjukkan, nilai konsumsi batubara spesifik terendah adalah 0,3443 kg/kWh yang diperoleh pada saat unit pembangkit beroperasi pada beban 625 MW dengan menggunakan batubara dengan nilai kalori 6216 kKal/kg. Demikian juga semakin tinggi nilai kalori batubara, maka semakin rendah konsumsi batubara spesifiknya.
Kata Kunci : Spesific Coal Consumption
References
Bureau of Energy Efficiency. 2004,.Energy Efficiency in Thermal Utilities. India : Ministry of Power
The Babcock & Wilcox Company. 2004. Tanjung Jati B Training Boiler Overview. Charlotte
The American Society of Mechanical Engineers. 1998. Performance Test Code Fired Steam Generator 4.1. New York
TJB Power Service. 2013. Graduate Engineer Trainee. Jepara
Toshiba Corporation. 2005. Tanjung Jati B Plant Overview.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).