PERBANDINGAN BEBERAPA PARAMETER OPERASI MESIN MOBIL INJEKSI TERHADAP PENGGUNAAN BAHAN BAKAR BENSIN DAN CAMPURAN METANOL-BENSIN M15

Authors

  • Nazaruddin Sinaga Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Diponegoro
  • Dharigra Alcita Jurusan Teknik Mesin Fakultas Teknik Universitas Diponegoro

DOI:

https://doi.org/10.32497/eksergi.v12i3.617

Abstract

M15 merupakan campuran metanol ( CH30H ) ”“ bensin dengan ratio 15:85. Keunggulan metanol adalah mempunyai angka oktan yang lebih tinggi dari pada bensin yaitu 109, kemudian metanol memiliki kandungan oksigen yang tinggi hingga 50% [1]. Pada penelitian ini bahan bakar ditambah dengan zat aditif 1,2-Propylene Glycol sebanyak 7mL per liter bahan bakar. Kemudian pada injektor bensin mesin mobil dipasang Metanol Injection Controller. Proses pengujian dilakukan pada posisi gigi ke-3 transmisi mobil. Proses pengambilan data parameter operasi mesin menggunakan Engine Scanner Auterra Dashdyno, parameter yang diambil adalah kecepatan mobil, air flow rate, fuel rate, air fuel ratio, ignition time advance, absolute throtlle position, dan instant economy. Pada beberapa grafik didapat berbagai fenomena yang terjadi, khususnya terdapat daerah efisiensi bahan bakar yang rendah. Hasil perbandingan nilai beberapa parameter yang diuji antara M15 dan bensin nilainya hampir sama khususnya pada kondisi idlehingga kecepatan dibawah 5000 rpm pada posisi gigi 3.

Keywords:Methanol; M15;Operation Parameters;Fuel Injection Car

Downloads

Published

2016-11-18