ANALISA KINERJA PENUKAR PANAS AKIBAT PERUBAHAN DIAMETER TABUNG DARI 9 mm MENJADI 13 mm PADA BANTALAN OLI PENDUKUNG UNIT 1 PT. PJB UP PLTA CIRATA PURWAKARTA

Bono

Abstract


Penulisan tugas akhir ini bertujuan untuk mengetahui kinerja dari penukar panas dengan diameter tabung yang berbeda di PT. PJB UP PLTA CIRATA, yaitu penukar panas dengan diameter tabung lama dengan ukuran 9 mm dan penukar panas dengan diameter tabung baru dengan ukuran 13 mm. Data yang diambil merupakan data rekap dan data dokumen pada waktu tanggal 6-10 April 2015 dan dokumen tahun 2002 yang menggunakan metode pengambilan data dengan cara observasi dan wawancara di PT. PJB UP PLTA CIRATA, kemudian dilakukan pengolahan data melalului perhitungan yang sesuai dengan rumus yang dibutuhkan. Kinerja dari penukar panas dilihat dari efektivitas pada saat beroperasi. Berdasarkan hasil pengamatan didapatkan saat diameter tabung masih 9 mm titik tertinggi efektivitasnya 0,860 dan titik terendahnya 0,827 sedangkan untuk diameter 13 mm titik tertinggi efektivitas tertingginya 0,820 dan titik terendah pada titik nilai 0,770. Modifikasi ukuran diameter dari 9 mm ke ukuran 13 mm dinilai malah menurunkan efektivitas penukar panas pada bantalan oli pendukung, sehingga kinerja dari penukar panas akan menjadi kurang maksimal. Temperatur keluar oli dari penukar panas saat ukuran diameter 9 mm dan 13 mm tidak mengalami perubahan yaitu masih pada temperatur 38 °C.

Kata kunci: efektivitas, penukar panas, perubahan diameter tabung


Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.32497/eksergi.v12i1.281

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.