Analisis Pemanfaatan Limbah Kulit Pisang Sebagai Energi Alternatif Pada Batterai

Wiwik Purwati Widyaningsih, Teguh Harijono Mulud

Abstract


Energi listrik dapat disimpan dalam baterai maupun akki. Limbah baterai sangat membahayakan lingkungan, untuk itu perlu adanya penanganan khusus yaitu dengan memanfaatkan limbah kulit pisang sebagai pengganti karbon pada batu baterai. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis limbah kulit pisang tanpa penambahan asam cuka maupun dengan penambahan asam cuka (CH3COOH) sebagai bahan pengganti pasta pada batterai yang sudah tidak dapat digunakan. Metoda yang digunakan adalah dengan uji coba berbagai jenis limbah kulit pisang untuk mendapatkan elektrolit yang paling tinggi. Hasil yang diperoleh bahwa limbah kulit pisang raja nangka mempunyai kandungan elektrolit paling tinggi diantara kulit pisang yang di uji coba. Penambahan asam cuka pada limbah kulit pisang raja nangka (5 gr kulit pisang + 90 % asam cuka), menghasilkan tegangan 1,525 Volt dengan dibebani lampu LED dan bertahan 984 jam

kata Kunci: Baterai, kulid pisang, asam cuka


Full Text:

Untitled


DOI: http://dx.doi.org/10.32497/eksergi.v13i2.911

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.