Pemanfaatan Panel Surya Untuk Sistem Penerangan Menggunakan Mikrokontroler Arduino Mega Dilengkapi Dengan Pengaturan Dimmer
DOI:
https://doi.org/10.32497/eksergi.v15i3.1787Keywords:
sistem penerangan, panel surya, kontrol dimmerAbstract
Penelitian ini bertujuan merancang dan merakit suatu alat kontrol untuk sistem penerangan dengan sumber energi matahari menggunakan panel surya. Metode yang digunakan yaitu pembuatan alat dan pengujian. Proses pengujian berupa pembangkitan panel surya sebanyak 4 kali dan penggunaan sistem penerangan dengan 4 variasi dimmer atau intensitas cahaya lampu. Variasi dimmer yang digunakan adalah 25%, 50%, 75% dan 100%. Pada pengujian pembangkitan didapatkan intensitas radiasi matahari 1000,557 W/m2; 998,82 W/m2; 971,71 W/m2 dan 975,666 W/m2 dengan waktu pengisian selama 8,583 jam; 8,75 jam 9,416 jam, dan 9,166 jam. Sedangkan dari pengujian sistem penerangan diperoleh waktu nyala lampu selama 19,95 jam, 12,95 jam, 9,95 jam dan 6,32 jam dengan pengaturan dimmer 25%; 50%;75% dan 100%. Sehingga dapat disimpulkan bahwa jika intensitas radiasi matahari semakin tinggi maka waktu yang dibutuhkan untuk pengisian baterai semakin cepat. Semakin kecil pengaturan dimmer maka nyala lampu semakin lama.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).