Analisis Kegagalan Baut Exhausted Lokomotif Mesin Diesel Elektrik Ditinjau dari Struktur Mikro Material dan Distribusi Tegangan oleh Momen Puntir

Abduh Bayu Adriathma, Ojo Kurdi, Djoeli Satrijo, Agus Suprihanto

Abstract


Lokomotif merupakan bagian dari kereta api dimana terdapat mesin untuk menggerakkan kereta api. Salah satu jenis dari kereta api di Indonesia yaitu menggunakan mesin diesel. Pada mesin diesel terdapat exhaust yang berfungsi sebagai saluran pembuangan gas emisi. Perawatan lokomotif memungkinkan terjadinya patah pada baut exhaust. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penyebab kegagalan dari baut yang dipakai pada exhaust lokomotif diesel dengan meninjau perubahan struktur mikroskopik yang terjadi pada baut dengan kondisi temperature tinggi dan mengetahui distribusi tegangan yang terjadi pada baut pada saat pelepasan. Kondisi pada daerah exhaust lokomotif kereta api dapat mencapai diatas 750°C menyebabkan perubahan struktur kristal dari material pada baut. Modulus kegagalan punter lebih rawan terjadi pada material ulet. Material baut SAE grade 5 ukuran 1 inch memiliki nilai torsi maksimum material 885,8 N.m dengan nilai standardnya yaitu 664 N.m. Dengan demikian menunjukkan bahwa pada saat temperature ruang torsi yang diberikan pada saat pelepasan baut memiliki nilai yang aman, namun dengan meningkatnya temperature menurunkan nilai tegangan maksimum material baut untuk terdeformasi puntir.

Keywords


Baut Exhausted; Struktur Mikro; Tegangan

Full Text:

PDF

References


Safriansyah B. Lokomotif sebagai Sumber Ide Pembuatan Karya Kriya Logam. State University of Surabaya; 2017.

Ridwanullah R, Tirtakusumah HS. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Permintaan Jasa Kereta Api Rute Sukabumi-Bogor. Perpustakaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unpas; 2019.

Purwanto H. Sistim Transmisi Lokomotif Diesel. J Ilm Momentum. 2006;2(1).

Harjanto S. Simulasi Pengereman Emergency Pada Kereta Api Melewati Sinyal Berindikasi Berhenti Berbasis Mikrokontroler Arduino Uno. J Tekno. 2018;15(2):43–52.

Rahardjo A, Hakim ME, Wahab A. Analisa Sistem Pembakaran Pada Mesin Diesel Lokomotif CC 201. J Tek Mesin. 2017;3(02).

Callister WD. Fundamentals of materials science and engineering. Vol. 471660817. Wiley London; 2000.

Karuniawan I. Perbedaan nilai kekerasan pada proses double hardening dengan media pendingin air dan oli SAE 20 pada baja karbon rendah. Universitas Negeri Semarang; 2007.

Bawafi M. Analisa Brittle Crack Initiation Pada Baja Kekuatan Tinggi Akibat Pengaruh Temperatur. Institut Teknologi Sepuluh Nopember; 2001.

Sari NH. Material teknik. Deepublish; 2018.

Beer FP, Johnston ER, DeWolf J, Mazurek D. Mechanics of Materials (Vol. 5). Ohio McGraw-Hill Sci. 2008;

Hidayat W. Klasifikasi Dan Sifat Material Teknik Serta Pengujian Material. 2019;

Atho’ullah AH. Pengaruh Kedalaman Takik Ulir Whitworth Terhadap Kekuatan Lelah Puntir Dinamis Pada Baja Aisi 1010. UNNES; 2019.

Atho’ullah AH, Yudiono H. Karakterisasi Ketahanan Lelah Takik Ulir Whitworth Akibat Pembebanan Puntir Dinamis pada Baja Karbon Rendah. J Din Vokasional Tek Mesin. 2020;5(2):154–62.

Kuswanto B. Perubahan Harga Tegangan Tarik Yield Material Baja Karbon Rendah Setelah Melalui Proses Pack Carburizing. Pros SNST Fak Tek. 2010;1(1).

Aji WS, Nugroho S. Analisis Kegagalan Baut Pengikat Gearbox Pada Lokomotif Kereta Rel Diesel Elektrik (Krde). J Tek Mesin. 2014;2(4):413–20.




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/jrm.v16i3.2854

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Jurnal Rekayasa Mesin

_____________________________________________________________________

   

Publisher:

Mechanical Engineering Department, Politeknik Negeri Semarang (Semarang State Polytechnic)
Address: Jl. Prof. Sudarto, SH., Tembalang, Semarang
Email: jurnalrekayasamesin@polines.ac.id
WA: 085669661997

_____________________________________________________________________

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a License Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 Internasional.

View Statistics