KAJIAN PENERAPAN ALGORITMA FUZZY C-MEANS DALAM PENENTUAN JURUSAN BAGI SISWA KELAS X SMA: STUDI KASUS SMA I BARUNAWATI JAKARTA BARAT
DOI:
https://doi.org/10.32497/orbith.v15i2.1703Abstract
Pengambilan keputusan dalam penentuan jurusan sangatlah penting, karena penentuanjurusan siswa berpengaruh terhadap kegiatan akademik siswa dengan adanya penjurusan diharapkan setiap siswa dapat lebih fokus pada bakat yang dimiliki. Kecenderungan yang terjadi saat ini, banyak siswa hanya mengikuti pendapat orang tua, teman. Dengan hanya mendasarkan pendapat tersebut dan tanpa menelaah kemampuannya seorang siswa bisa membuat keputusan yang sangat bertolak belakang dengan minat dan bakatnya. Akibatnya yang terjadi setelah itu, yaitu kemalasan belajar dan menurunnya prestasi sekolah karena siswa merasa salah memilih jurusan. Untuk mengatasi permasalahan kesalahan dalam pemilihan jurusan ini dibutuhkan suatu sistem pendukung keputusan yang mampu melakukan perhitungan nilai, serta minat yang dimiliki siswa SMA untuk membantu menentukan jurusan yang tepat. Sistem yang digunakan menggunakan logika fuzzy c-means (FCM) dimana membutuhkan beberapa masukan berupa nilai rata-rata raport semester ganjil dan semester genap serta nilai rata- rata tes potensi akademik. Dengan pendekatan tersebut diharapakan siswa mampu memilih jurusan SMA yang sesuai. Dari kriteria tersebut dibuatlah suatu penerapan penentuan jurusan SMA tersebut. Sebagai ruang lingkup penulis tesis, melakukan penelitian pada SMA I Barunawati Jakarta Barat. Hasil yang didapat dalam penelitian ini merupakan penentuan jurusan SMA yang praktis yang dapat diterapkan secara efisien dan efektif.
Kata Kunci : Sistem Pendukung Keputusan, Pemilihan Jurusan, SMA I Barunawati, Logika Fuzzy C-Means
References
Agusnaba.(2009). “Belajar Cepat Fuzzy Logic Menggunakan Matlab”. Yogyakarta : Andi.
Bahar. (2009). “Penentuan Jurusan Sekolah Menengah Atas Dengan Algoritma Fuuzy C-Means”, Semarang : Universitas Dian Nuswantoro.
Irfan. Nasrulloh. (2011). “Model Pemilihan Jurusan SMK Teknologi Infromasi Dengan Pendekatan Logika Fuzzy”, Jakarta : Universitas Budi Luhur.
Klir, George J, Yuan, Bo. (1995). “Fuzzy Sets and Fuzzy Logic, Theory andApplication” Prentice Hall International, Inc.
Kusrini. (2006). “Algoritma Data Mining”, Yogyakarta : Andi.
Kusumadewi, S, (2004). “Aplikasi Logika Fuzzy Untuk Pendukung Keputusan”, Yogyakarta : Graha Ilmu.
Larose, Daniel T. (2005). “Discovering Knowledge in Data : An Introduction to Data Mining”. John Willey & Sons, Inc.
Mangkoesapoetra, Arief. 2004. “Statistika : Analisa Multivariat. Seri metode Kuantitatif”. Jakarta: STMIK Nusa Mandiri.
Maman. (2006). “Sistem Pendukung Keputusan: Model Penentuan Siswa Teladan pada SMK YP-KARYA 1 Tangerang dengan Pendekatan Logika Fuzzy”. Jakarta : Universitas Budi Luhur
Marimin, Nurul. (2010). “Aplikasi Teknik Pengambila Keputusan dalam Rantai Pasok”, Bogor : Cetakan 1 IPB Press.
Pramudiono,I.(2006).”Apa Itu Data Mining" dalam http://datamining.japati.net. Diakses tanggal 28 Mei 2012.
Sri, Hari. (2010). “Aplikasi Logika Fuzzy untuk Pendukung Keputusan”. Yogyakarta : Edisi 2 Graha Ilmu.
Sri Kusuma Dewi, Hartati, ”Neuro Fuzzy, Integrasi Sistem Fuzzy dan Jaringan Syaraf” Yogyakarta : Graha Ilmu.
Sumanto. (2011). “Penerapan Fuzzy C-Means (FCM) dalam pemilihan Peminatan Tugas Akhir Mahasiswa”, STMIK Nusa Mandiri.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).