FAKTOR YANG PALING BERPENGARUH TERHADAP WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN KONSTRUKSI Studi Kasus Pembangunan Proyek Apartemen di Jakarta Selatan
DOI:
https://doi.org/10.32497/orbith.v13i3.1147Abstract
Dalam penelitian ini akan dibahas tentang Pengendalian Waktu pada pekerjaan upper struktur di salah satu Proyek Pembangunan Apartemen di Jakarta Selatan dengan menggunakan Metode Analytic Hierarcy Process (AHP). Metode ini dilakukan dengan menyusun hierarki factor penyebab keterlambatan terlebih dahulu, kemudian dari perhitungan tingkat kesetujuan pada setiap factor penyebab terjadinya keterlambatan tersebut selanjutnya diurutkan berdasarkan ranking dari faktor yang paling menentukan dan paling sering terjadi. Setelah itu untuk mengetahui pengendalian keterlambatan tersebut, dilakukan berdasarkan besar dampak keterlambatan pekerjaan tersebut terhadap master schedule.
Hasil analisis penelitian menunjukkan bahwa faktor permintaan perubahan atas pekerjaan yang telah selesai sebagai faktor utama penyebab keterlambatan. Sedangkan keterlambatan pekerjaan upper struktur terbesar adalah dengan kinerja keterlambatan -16% (katagori keterlambatan kritis terancam
pemutusan kontrak) diukur dari master schedule. Analisis penanganan keterlambatan untuk katagori kritis pada proyek ini dapat ditangani dengan perubahan metode kerja, dan jika keterlambatan sudah diatas dari batas kritis (> 15%), maka sebaiknya dilakukan rescheduling.
Kata Kunci : Waktu, Faktor, Kritis
References
Angraeni, N., Hartono, W., & Soeharto, D. (2013). Analisis Pengaruh Penerapan Sistem Manajemen Informasi Terhadap
Pengendalian Biaya, Mutu dan Waktu Pada Proyek Konstruksi di Kota Surakarta. Jurnal Teknik SIpil Matriks UNS, 454-459 Vol.1 No.4.
Bakhtiyar, A., Soedardjono, A., & Hasyim, M.H. (2012). Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keterlambatan Proyek
Konstruksi Pembangunan Gedung di Kota Lamongan. Jurnal Rekayasa Sipil, 55-66 Vol.6 No.1.
Ekawati, N. P., & Adi Yusuf Muttaqien, S. (2013). Analisis Faktor yang Paling Berpengaruh Terhadap Kinerja dan Prioritas Rehabilitasi Subsistem Drainase Siwaluh. Jurnal Matriks
Teknik Sipil, 377-384 Vol.1 No.4.
Frederika, A. (2010). Analisis Percepatan Pelaksanaan Dengan Menambah Jam Kerja Optimum Pada Proyek Konstruksi. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil, 113-126 Vo.14 No.2.
Gerung, J. O., Dundu, A., & Mangare, J. B. (2016). Analisa Penerapan Manajemen Waktu Pada Pembangunan Jaringan daerah Irigasi Sangkup Kiri. Jurnal Sipil Statik, 441-446 Vol.4 N0.7.
Ismael, I. (2013). Keterlambatan Proyek Konstruksi Gedung Faktor Penyebab dan Tindakan Pencegahnnya. Jurnal
Momentum Teknik Sipil ITP, 46-55 Vol.14 No.1.
Leuhery, L. (2014). Analisis Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Keterlambatan Penyelesaian Fisik Pada Proyek PNPM
Mandiri di Kota Ambon. Jurnal Teknik Sipil, 89-102 Vol.III No.1.
Messah, Y. A., Lona, L. H., & Sina, D. A. (2013). Pengendalian Waktu dan Biaya Pekerjaan Konstruksi Sebagai Dampak Dari Perubahan Desain. Jurnal Teknik Sipil, 121-126 Vol. II No.2.
Pennsylvania : Project Management Institute, Inc. (2000). PMBOK. Project Management Body of Knowlodge (pp.
-81). In F. C. Boulevard,. Newtown Square.
Permen PU No.43/PRT/M/2007. (n.d.).
Soeharto, I. (1999). Manajemen Proyek. Jakarta: Erlangga.
Sumaga, A. s. (2013). Analisis Kepuasan Pengguna Jasa Terhadap Penerapan Manajemen Rekayasa Konstruksi
Profesional Ruko di Kawasan Bussiness Park Kota Gorontalo. Jurnal Ilmiah Media Engineering, 6-13 Vol.3 No.1.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Authors who publish with this journal agree to the following terms:Authors retain copyright and grant the journal right of first publication with the work simultaneously licensed under a Creative Commons Attribution License that allows others to share the work with an acknowledgement of the work's authorship and initial publication in this journal.
Authors are able to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the journal's published version of the work (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgement of its initial publication in this journal.
Authors are permitted and encouraged to post their work online (e.g., in institutional repositories or on their website) prior to and during the submission process, as it can lead to productive exchanges, as well as earlier and greater citation of published work (See The Effect of Open Access).