KUALITAS BIOETANOL TUAK TUBAN DARI NIRA SIWALAN (BORASSUS FLABELLIFER LINN) DENGAN METODE FERMENTASI SEBAGAI BAHAN BAKAR ALTERNATIF
Indonesia
DOI:
https://doi.org/10.32497/jmeat.v3i1.6505Abstract
Saat ini di daerah Tuban Tuak siwalan (Borasuss Flabellifer Linn) hanya dimanfaatkan sebagai minuman oleh
kalangan muda dan tua. Padahal, Tuak siwalan (Borassus Flabellifer Linn) mengandung 36,1 mg karbohidrat yang
dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan etanol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kadar etanol
tertinggi pada Tuak siwalan (Borassus Flabellifer Linn) dengan variasi jumlah khamir (Saccharomyces Cereviceae)
dan lama fermentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama waktu fermentasi maka kadar etanol yang
dihasilkan semakin tinggi. Dengan memvariasikan waktu fermentasi maka diperoleh waktu fermentasi terbaik yaitu
24 jam dan dengan memvariasikan jumlah khamir maka diperoleh jumlah khamir terbaik yaitu 40 gram dengan kadar
etanol sebesar 96% setelah melalui proses destilasi bertingkat
Downloads
Published
Issue
Section
License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.
Copyright of articles that appear in Journal of Mechanical Engineering and Applied Technology belongs exclusively to Penerbit Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang. This copyright covers the rights to reproduce the article, including reprints, electronic reproductions, or any other reproductions of similar nature.


