Penanaman padi di Indonesia umumnya masih memakai cara konvensional yaitu tandur mundur. Penanaman secara konvensional membutuhkan banyak tenaga kerja, membutuhkan biaya tinggi untuk membayartenaga kerja, dan membutuhkan waktu yang sangat lama sehingga waktu panen yang tidak tepat, tidak serempak. Oleh karena itu, dalam pemanfaatan teknologi tepat guna, dirancang mesin tanam padi empat rumpun untuk mempercepat penanaman bibit padi. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pengenalan kebutuhan, perumusan masalah, sistesis, analisis dan optimasi, evaluasi, dan penyajian. Konsep desain mesin tanam padi dengan metode penancapan bibit padi 4 rumpun sekaligus dengan jarak 20 cm dan menggunakan persemaian sistem dapog. Penggunaan motor bensin 5,5 HP dalam penggerakan mesin tanam padi diharapkan dapat membantu dalam pelaksanaan proses penanaman padi sehingga dapat mempercepat proses penanaman padi, dan hemat biaya. Hasil perancangan dan pembuatan mesin tanam padi empat rumpun ini telah diuji coba dan telah terbukti berhasil dengan presentase akurasi penancapan bibit padi di lahan sawah yaitu 80,125 %, dan untuk penancapan padi yang gagal sekitar 19,875 %.
Author Biography
Eni Safriana, S.T., M.Eng., SINTA ID: 6805540, Politeknik Negeri Semarang
Widodo, I. G., Safriana, E., Gutomo, G., & Pramono, A. (2022). Mesin Penanam Padi Empat Rumpun Dengan Penggerak Motor Bensin 5,5 HP. Jurnal Rekayasa Mesin, 17(3), 519–526. https://doi.org/10.32497/jrm.v17i3.4096
Copyright of articles that appear in Jurnal Rekayasa Mesin belongs exclusively to Penerbit Jurusan Teknik Mesin Politeknik Negeri Semarang. This copyright covers the rights to reproduce the article, including reprints, electronic reproductions, or any other reproductions of similar nature.