Pengaruh Kecepatan Kipas Pendingin pada Mesin 3D Printing terhadap Kualitas Produk Cetak

Sally Cahyati, Agusman Marpaung

Abstract


Kemajuan pada Teknik bidang 3D printing pada saat ini sudah sangat jauh lebih maju di bandimg dengan satu dasawarsa yang lalu, salah satu terlihat pada bidang FDM (Fused Deposition Modeling) yang menggunakan Polylactic Acid (PLA), dalam proses pembuatan produk 3D ini banyak sekali tantangannya untuk menghasilkan produk yang terbaik. Beberapa penelitian sudah di lakukan untuk mendapatkan parameter proses 3D printing yang terbaik. Beberpa faktor yang mempengaruhi hasil produk 3D printing ini adalah suhu, ketepatan dan kepresisian peletakan desain perlapisan produk. Analisa dan pengujian pada suhu kerja printing di butuhkan untuk mencegah dan mengurangi masalah penyusutan, defleksi dan deformasi pada produk hasil printing.Parameter keecepatan kipas pendingin yang di gunakan adalah 100%, 75% dan 50%. Pada kecepatan putaran kipas 50% nilai kekasaran(Ra) terendahnya 22,745 μm, dan nilai kekasaran yang tertingginya 28,264 μm, dan rata-rata adalah 24,8534 μm. Pada kecepatan kipas 75% kekasaran(Ra) terendah 16,715 μm dan kekasaran tertinggi 17,381 μm, dan rata-ratanya17,0256 μm. Pada parameter kecepatan kipas 100% kekasaran(Ra) 13,216 μm. Kekasaran paling besar 13,77 μm, rata-ratanya 13,5558 μm. Secara visual ada  perbedaan kualitas pada benda uji dengan kecepatan kipas yang berbeda.Pada benda uji dengan kecepatan kipas 100% hampir semua benda uji mempunyai kualitas permukaan produk yang baik. Benda uji hasil pencetakan dengan kecepatan kipas 75% ada beberapa benda yang terdeformasi permukaannya. Sedangkan benda uji hasil pencetakan dengan menggunakan kecepatan fan 50% benda uji banyak ditemukan kecacatan pada  permukaannya diantaranya adalah terdeformasi permukaan, filamen tidak tercetak dengan rapih

Keywords


3D printing; kekasaran permukaan; kipas pendinginan; kualitas

Full Text:

PDF

References


I. Hakim Rahman Saputra, G. Utama, And Y. Setyoadi, “Pengaruh temperatur nozzle dan base plate pada material PLA terhadap nilai masa jenis dan kekasaran permukaan produk pada mesin leapfrog creatr 3D printer,” J. Teknol. Dan Ris. Terap., 2019.

Q. Zhang, D. Yan, K. Zhang, And G. Hu, “Pattern transformation of heat-shrinkable polymer by three- dimensional (3D) printing technique,” Sci. Rep., 2015, Doi: 10.1038/Srep08936.

A. Ambrosi And M. Pumera, “3D-Printing technologies for elctrochemical applications,” Chemical society reviews. 2016, Doi: 10.1039/C5cs00714c.

M. P. Browne, E. Redondo, And M. Pumera, “3D printing for electrochemical energy applications,” Chem. Rev., 2020, Doi: 10.1021/Acs.Chemrev.9b00783.

J. Excell And S. Nathan, “The rise of additive manufacturing,” Engineer, 2010.

T. Guswantoro, M. Sianturi, N. Prapitasari, And A. Elona, “Hubungan kecepatan pendinginan air dengan kecepatan tiupan udara,” Pros. Snfa (Seminar Nas. Fis. Dan Apl., Vol. 2, No. 2, P. 241, 2017, Doi: 10.20961/Prosidingsnfa.V2i0.16404.

N. Yilmaz And M. Y. Kayacan, “On the relation between cooling rate and parts geometry in powder bed fusion additive manufacturing,” Acad. Perspect. Procedia, Vol. 1, No. 1, Pp. 223–231, 2018, Doi: 10.33793/Acperpro.01.01.43.

I. K. Suarsana, I. N. Santhiarsa, And D. P. Negara, “Pengaruh perlakuan temperatur dan media pendinginan terhadap sifat ketangguhan baja aisi 3215,” J. Mettek, Vol. 4, No. 1, P. 23, 2018, Doi: 10.24843/Mettek.2018.V04.I01.P04.

D. Bak, “Rapid prototyping or rapid production? 3d printing processes Move industry towards the latter,” Assem. Autom., 2003, Doi: 10.1108/01445150310501190.

C. Hull Et Al., “Rapid prototyping: current technology and future potential,” Rapid Prototyping Journal. 1995, Doi: 10.1108/13552549510732026.

S. Cahyati, B. Satriawan, J. Teknik, M. Fakultas, T. Industri, And U. Trisakti, “Ketelitian dimensi produk hasil proses modifikasi mesin FDM dual extruder,” Semin. Nas. Pakar Ke 2, Pp. 1–7, 2019.

C. Y. Lee And C. Y. Liu, “The influence of forced-air cooling on a 3d printed pla part manufactured by fused filament fabrication,” Addit. Manuf., Vol. 25, Pp. 196–203, 2019, Doi: 10.1016/J.Addma.2018.11.012.

J. Hiemenz And Stratasys Inc., “3D printing jigs , fixtures and other manufacturing tools,” Stratasys, 2015.

H. Ismianti, “Framework prediksi penggunaan 3D printing di Indonesia pada tahun 2030,” Semin. Nas. Ienaco, 2018.

Mitutoyo, “Portable surface roughness tester surftest sj-410 series,” Bolletin No. 2110, Vol. 15013, No. 2, P. 12, 2013.

Spectrum, “High quality 3d printing filaments for each application,” 2019.

A. Putra, F. Fidiyanto, B. Prakoso, R. Armantya, M. Sandi, And F. Saputro, “Perakitan 3D printer fused deposite modeling (FDM) berbasis arduino mega 2560,” Gaung Inform., 2019.

E. Palermo, “Fused deposition modeling: most common 3D printing method,” Live Sci., 2013.

L. Pereira, T. Letcher, And G. J. Michna, “The effects of 3D printing parameters and surface roughness on convective heat transfer performance,” Asme 2019 Heat Transf. Summer Conf. Ht 2019, Collocated With Asme 2019 13th Int. Conf. Energy Sustain., 2019, Doi: 10.1115/Ht2019-3591.

H. Saputro, “Model matematik untuk memprediksi kekasaran permukaan hasil proses cnc bubut tanpa pendinginan,” Traksi, Vol. 10, No. 1, Pp. 18–31, 2010.




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/jrm.v17i3.3103

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2022 Jurnal Rekayasa Mesin

_____________________________________________________________________

   

Publisher:

Mechanical Engineering Department, Politeknik Negeri Semarang (Semarang State Polytechnic)
Address: Jl. Prof. Sudarto, SH., Tembalang, Semarang
Email: jurnalrekayasamesin@polines.ac.id
WA: 085669661997

_____________________________________________________________________

Lisensi Creative Commons
This work is licensed under a License Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 Internasional.

View Statistics