KUALITAS AMBIEN DENGAN PARAMETER CO DI PERSIMPANGAN DAERAH SEMARANG

Authors

  • Warsiti Warsiti Politeknik Negeri Semarang
  • Risman Risman Politeknik Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v9i1.4423

Keywords:

Upaya meningkatkan Kemampuan, Karya Tulis Ilmiah, pendekatan Saintinfik

Abstract

Dari pemantauan kualitas udara pada pada persimpangan bersinyal jalan diharapkan dapat memberi masukan kepada Pemberi Kebijakan pengaturan lama waktu merah dan geometrik / kemiringan jalan tiap lengan persimpangan agar supaya pencemaran / kualitas udara yang dihasilkan dari akibat jumlah kendaraan bermotor tetap memenuhi standar kesehatan. Alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah CO meter. Dalam survey ini yang dicatat adalah jumlah tundaan (kendaraan ) selamawaktu merah dan jumlah kadar CO dalam udara serta kelandaian dari tiap lengan persimpangan. Data hasil pengukuran dikompilasi dilanjutkan dianalisa pada tiap lengan persimpangan yang mempunyai kelandaian tertentu. Analisis yang dilakukan meliputi yaitu menganalisis antara jumlah kandungan CO dalam udara dengan jumlah tundaan (jumlah kendaraan tertunda/berhenti) selama waktu merah pada simpang bersinyal dengan kemiringan lengan tertentu Dari hasil penelitian didapatkan hasil bahwa terjadi peningkatan jumlah CO terhadap jumlah tundaan untuk kemiringan lengan lebih tajam (kemiringan +) dibandingkan dengan kelandaian lengan yang tidak tajam (kelandaian -). Peningkatan jumlah CO yang cukup signifikan terjadi pada jam jam sibuk yaitu jam 7.00 -8.00 dan jam 16.00 ”“ 17.00 pada lengan simpang utama jalan raya , tetapi memberikan hasil semua nya di bawah ambang batas yaitu 15.000 μg/Nm3 atau 26,19 ppm. Dari data diperoleh kadar CO yang paling tinggi pada simpang Banyumanik yaitu sebesar 7,5 ppm pada lengan jalan Jln. Jendral Anton Sujarwo . Sedang apad simpang Ungaran yang paling besar pada lengan simpang Jln. Gatot Subroto dr semarang ke Solo sebesar 12,64 ppm. Dari kedua persimpang ini kadar CO dalam udara masih aman.

Author Biographies

Warsiti Warsiti, Politeknik Negeri Semarang

Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Risman Risman, Politeknik Negeri Semarang

Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

References

Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah. Pengertian Pencemaran Udara. http://bplhd.jakarta.go.id/dalc

Bangun Rekaprima Vol.09/1/April/2023 34

em_udara.asp?cek=1 , Jakarta, 21 ”“ 09 ”“ 2006. Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah. Zat ”“ zat Pencemar Udara. http://bplhd.jakarta.go.id/dalcem_udara.asp?cek=2 , Jakarta, 21 ”“ 09 ”“ 2006. Badan Pengelolaan Lingkungan Hidup Daerah. Pengendalian Pencemaran Udara. http://bplhd.jakarta.go.id/dalcem_udara.asp?cek=4 , Jakarta, 21 ”“ 09 ”“ 2006. Komisi Pemberantas Bensin Bertimbal. http://www.kpbb.org/download.html . Jakarta,12-09-2006. Pengembangan BBN sebagai Upaya Percepatan Pengurangan Pengangguran dan Kemiskinan presentasi TIM BUMN-ESDM-RISTEK BPPT-DEPTANDEPHUT Sudrajad, Agung. Pencemaran Udara, Suatu Pendahuluan. http://io.ppi-jepang.org/article.php?id=111 , Jakarta, 12 ”“ 09 ”“ 2006.

Downloads

Published

2024-08-27

Issue

Section

Articles