EFEKTIFITAS PENGGUNAAN BAHAN STABILISATOR BERBASIS POZOLAN PADA TANAH BERBUTIR HALUS DITINJAU DARI SIFAT FISIK DAN MEKANIS TANAH

Nor Puji Lestari, Anisatun Nikmah, Primasiwi Harprastanti, Baiq Heny Sulistiawati

Abstract


Kerusakan bangunan struktur maupun bangunan geoteknik lainnya banyak disebabkan oleh kondisi tanah dasar dimana konstruksi tersebut berdiri. Tanah yang baik akan berfungsi untuk menopang konstruksi diatasnya. Salah satu faktor yang menentukan daya dukung tanah adalah parameter kondisi tanah. Tidak semua jenis tanah memiliki karakteristik yang baik sehingga perlu usaha perbaikan tanah. Salah satu upaya untuk memperbaiki sifat tanah lempung tersebut dilakukan dengan stabilisasi tanah. Banyak bahan stabilisasi yang telah digunakan, antara lain semen dan bahan pozolan. Oleh sebab itu pada penelitian ini akan di tinjau efektifitas bahan berbasis pozolan untuk bahan stabilisator tanah. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode eksperimental. Tanah yang digunakan adalah tanah di desa Wirosari Kabupaten Grobogan. Kadar campuran yang digunakan adalah 16% dan 20% untuk bagasse ash maupun semen. Efektifitas penggunaan bahan campuran dilihat dari sifat fisik meliputi batas-batas konsistensi tanah dan sifat mekanis dengan uji pemadatan. Dari hasil pengujian dan analisis data diperoleh bahwa tanah asli termasuk jenis tanah berbutir halus kelompok A-7-5 dengan potensi pengembangan sedang. Nilai LL, PL dan PI berturut-turut adalah 77,3%; 60% dan 17,3%. Setelah dilakukan penambahan bahan stabilisator diperoleh tren yang sama untuk setiap campuran, yaitu LL menurun, PL meningkat dan PI menurun. Sedangkan pada sifat fisik kadar campuran tanah-bagase ash 16% memberikan nilai kepadatan yang lebih tinggi di banding campuran tanah semen. Tetapi jika kadar campuran ditambah tren kepadatan tanah akan menurun.

Keywords


Bagasse ash, semen, stabilisasi, kepadatan

Full Text:

PDF

References


Adiguna, & Wahyudi, A. (2020). Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Limbah Pabrik Gula Cinta Manis Kabupaten Ogan Ilir Sebagai Additive Beton. Sainmatika: Jurnal Ilmiah Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Volume 17 No. 1, Juni 2020 , 46-54.

Alfian, R., Afriani, L., & Iswan. (2015). Studi Analisis Daya Dukung Tanah Lempung Berplastisitas Tinggi Yang Dicampur Zeolit. JRSDD, Edisi Juni 2015, Vol. 3, No. 2, Hal:221 – 236 (ISSN:2303-0011) , 221-236.

Anggraeni, D., & Batti, A. S. (2019). Analisis Efektivitas Penggunaan Abu Tempurung Kelapa Dan Semen Sebagai Solusi Peningkatan Daya Dukung Dan Stabilitas Tanah Lempung. Portal Sipil, Volume 8 No. 2 Desember 2019, 12-28.

Budiman, N. A. (2013). Pengaruh Penambahan Abu Ampas Tebu Terhadap Sifat Fisik dan Sifat Mekanik Tanah Lempung Ekspansif. Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 17, No. 1, Januari 2013, 84-96.

Hanun, J. N., Setiawan, A., & Afluddin, A. E. (2019). Karakteristisasi Limbah Bagasse Ash Pabrik Gula sebagai Alternatif Bahan Dasar Zeolit Sintesis. National Conference Proceeding on Waste Treatment Technology (pp. 23-28). Surabaya: Program Studi D4 Teknik Pengolahan Limbah – Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya.

Hardiyatmo, H. C. (2010). Stabilisasi Tanah Untuk Perkerasan Jalan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Pratama, B. B., Hendri, O., & Sarie, F. (2021). Analisis Peningkatan Nilai Kuat Geser Tanah Gambut Dengan Bahan Stabilisasi Abu Ampas Tebu dan Kapur. Jurnal Kacapuri Jurnal Keilmuan Teknik Sipil Volume 4 Nomor 2 Edisi Desember 2021, 131-142.

Rompas, G. P., Pandaleke, R., Mangare, J. B., & Pangouw, J. D. (2013). Pengaruh Pemanfaatan Abu Ampas Tebu Sebagai Substitusi Parsial Semen dalam Campuran Beton Ditinjau Terhadap Kuat Tarik Lentur Dan Modulus Elastisitas. Jurnal Sipil Statik Vol.1 No.2, Januari 2013 , 82-89




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v8i1,%20April.3544

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats