KAJIAN PENGARUH WAKTU TERHADAP DAYA DUKUNG TIANG PANCANG PADA TANAH LEMPUNG AKIBAT AGING

Diyah Setiawati, Nuansa Oktofani, Supriyadi Supriyadi, Junaidi Junaidi

Abstract


Tiang pancang yang terletak di tanah lempung, pasir, atau kombinasi dari berbagai jenis tanah menunjukkan bahwa waktu memiliki pengaruh signifikan terhadap daya dukung, atau yang sering disebut sebagai set up. Set up disebabkan oleh dua efek yang berbeda yaitu pembuangan tekanan air pori berlebih karena pemancangan dan penuaan (aging). Aging menyebabkan kapasitas meningkat seiring waktu karena perubahan karakteristik kerangka tanah, perubahan interaksi antara tiang dan tanah, atau perubahan struktur pada tanah di sekitar tiang yang dipancang. Δ10 adalah faktor yang memberikan peningkatan daya dukung. Pada rumus Skov dan Denver (1988) dan Bullock et al. (2005a, b), Δ10 memiliki nilai yang konstan. Sedangkan Clausen dan Aas (2000) berpendapat bahwa set up bergantung pada sifat-sifat tanah khususnya indeks plastisitas (Ip) dan rasio overconsolidation (OCR). Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis adanya hubungan antara waktu setelah pemancangan (t) terhadap daya dukung tiang (Q); membandingkan nilai faktor set up (Δ10) menggunakan rumus Skov dan Denver (1988), Bullock et al. (2005a,b), serta Clausen dan Aas (2000); dan menghitung kemungkinan alternatif nilai faktor set up (Δ10) baru yang lebih tepat. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode statistika dengan program Microsoft Excel dan SPSS berupa regresi linier, One-Way ANOVA, dan uji hipotesis. Pada akhirnya dapat dibuktikan bahwa terdapat hubungan yang kuat antara waktu setelah pemancangan (t) terhadap daya dukung tiang (Q), di mana daya dukung tanah lempung terhadap tiang yang dipancang dapat meningkat seiring waktu. Fungsi waktu yang dikemukakan oleh Skov dan Denver (1988) serta Bullock et al. (2005a, b) memberikan kesesuaian yang lebih baik berdasarkan data yang tersedia, sedangkan model yang disarankan oleh Clausen dan Aas (2000) memberikan hasil yang paling tidak sesuai. Kemudian nilai Δ10 = 0,24 diprediksi menjadi alternatif nilai faktor set up baru yang lebih tepat berdasarkan kumpulan data pengujian di lapangan.


Keywords


Tiang pancang, waktu, daya dukung, set up.

Full Text:

PDF

References


Bullock, P.J., Schmertmann, J.H., McVay, M.C., and Townsend, F.C. (2005a). Side Shear Setup. I: Test Piles Driven in Florida. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering, 131(3), pp. 292-300

Bullock, P.J., Schmertmann, J.H., McVay, M.C., and Townsend, F.C. (2005b). Side Shear Setup. II: Results from Florida Test Piles. Journal of Geotechnical and Geoenvironmental Engineering, 131(3), pp. 301-310

Clausen, C.J.F. and Aas, P.M. (2000). Bearing Capacity of Driven Piles in Clays, NGI-report, Norwegian: Norwegian Geotechnical Institute

De Mello, V. F. B. (1969). Foundations of Buildings on Clay, State of the Art Report, Proc. VII ICSMFE, Vol. 1, pp. 49-136

Gwizdala, Kazimierz and Pawel Wieclawski. (2013). Influence of Time on The Bearing Capacity of Precast Piles, Gdansk University of Technology

Karlsrud et al. (2014). Time Effects on Pile Capacity Document (Summary and Evaluation of Pile Test Results) Joint Industry Project, NGI Publication

Kinnunen, J. et al. (2016). Time-Related Increase in Bearing Resistance of Friction Piles, Nordic Geotechnic NGM 2016 Reykjavik Proceedings of the 17th Nordic Geotechnical Meeting Challenges in Nordic Geotechnic 25th – 28th of May

Mufaniri. (1995). Studi Komparasi Hasil Pengujian Daya Dukung Tiang antara Loading Test dengan Pile Driving Analyzer, hlm.42-55. Yogyakarta: Universitas Islam Indonesia.

Pratama, Gerraldi dkk. (2018). Studi Perubahan Daya Dukung Tiang Pancang Terhadap Waktu Berdasarkan Uji Pembebanan Statis dan Dinamis. Program Studi Sarjana Teknik Sipil. Jakarta: Universitas Tarumanagara.

Rybak, Jaroslaw and Joanna M. Pieczynska-Kozlowska. (2014). Vibration Monitoring as a Tool for a Calibration of Geotechnical Technologies. 14th International Multidisciplinary Scientific GeoConference SGEM 2014 at: Albena, Bulgaria, Volume 2

Setiabudi, David W., dkk. (2018). Excess Pore Pressure Generated by Pile Driving using Numerical Method and Soil Setup Prediction in Clay. International Journal of Scientific & Engineering Research, Volume 9, Issue 12, ISSN 2229-5518

Skov, R. and Denver, H. (1988). Time-dependence of Bearing Capacity of Piles. Proc. 3rd international conference on the application of stress-wave theory to piles, Ottawa, Canada, (Ed. Fellenius, B.H.), pp.879-888

Svinkin, M.R. and Skov, R. (2000). Set-up Effect of Cohesive Soils in Pile Capacity. Proc. 6th International Conference on the Application of stress wave theory to piles, (Eds. Niyama, S. and Beim, J.), Sao Paolo, Brazil, pp.107-112

Titi, Hani H., and Wathugala, G. Wije. (1999). Numerical Procedure for Predicting Pile Capacity – Setup/ Freeze. Transportation Research Record 1663, Paper No. 99-0942, pp. 25-32

Wang, Shin-Tower, Reese, Lymon C. (1989). Predictions of Response of Piles to Axial Loading, Predicted and Observed Axial Behavior of Piles. Geotechnical Special Publication No. 23, ASCE, pp. 173-187.

Wendel, E. (1900). On the Test Loading of Piles and Its Application to Foundation Problems in Gothenburg. Tekniska Samf. Goteberg handl., No.7, pp.3-62.




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v7i1,%20April.2587

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats