KAJIAN KARAKTERISTIK NILAI CBR CAMPURAN TANAH MERAH DENGAN KAPUR

Authors

  • Warsiti Warsiti Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang
  • Kusdiyono Kusdiyono Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang
  • Risman Risman Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang
  • Ardhi Ristiawan Center for Scien and Technology, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v6i1.1930

Keywords:

Daya dukung tanah, CBR, tanah merah

Abstract

Tanah merah mengandung mineral lempung yaitu Halloysite dan mempunyai sifat mudah menyerap air, mempunyaiCBR > 6 %   sehingga bisa digunakan untuk subgrade jalan raya dan hasil pengujian sebelumnya tanah merah ini termasuk tanah lempung berlanau dengan plastisitas yangnsedang dan tergolong tanah kohesif. Untuk mengurangi partikel berukuran lempung atau menaikkan pH tanah serta memperbanyak terjadinya pertukaran kation maka jika tanah merah akan digunakan untuk sub grade perlu dicampur. Supaya tanah tersebut kepadatan tanah.meningkat, material yang tidak aktif meningkat , sehingga mempertinggi kohesi dan tahan geser yang timbul. Untuk aplikasi jalanraya, stabilisasi tanah-kapur banyak digunakan untuk pembangunan lapispondasi bawah (subbase) atau perbaikan tanah dasar (subgrade). Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui   pengaruh penambahan kapur terhadap daya dukung tanah seperti nilai CBR, kadar air (W) dan berat isi kering (Ï’d), serta membahas hubungan antarKenaikan nilai CBR maksimum pada tanah merah yang dicampur kapur pada variasi campuran kapur 2% dengan kadar air 30.006%, berat isi kering 1.420. Pada penelitiam ini menggunakan campuran kadar   kapur bervariasi 0%, 0.5%, 1% dan 2%. Hasil penelitian menujukan bahwa penambahan kapur pada tanahmerah dapat mengubah parameter tanah lain seperti kadar air, berat isi kering dan nilai CBR. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kenaikan nilai CBR maksimum pada tanah merah yang dicampur kapur pada variasi campuran kapur 2% dengan kadar air 30.006%, berat isi kering 1.420. Dengan nilai CBR masksimum Sebesar 35.693% pada penetrasi 0.1” dan 33.968% pada penetrasi 0.2”.

Author Biographies

Warsiti Warsiti, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Kusdiyono Kusdiyono, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Risman Risman, Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Ardhi Ristiawan, Center for Scien and Technology, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Indonesia

Center for   Scien and Technology, Institut Agama Islam Negeri Surakarta, Indonesia

References

Hidayat, F. (2013). Pengaruh Penambahan Kapur Gamping Madura Pada Tanah Merah Di Daerah Bangkalan Madura Terhadap Nilai California Bearing Ratio (CBR). Jurnal mahasiswa Unesa. Volume 2 (1).

Simanjuntak, J. O., Suita, D., & Debataraja, S. M. T. (2015). Tanah Merah Sebagai Timbunan Pada Pembangunan Tubuh Baan Untuk Jalur Ganda Kereta Api Sepanjang 15 KM Antara Medan-Araskabu Sumatera Utara. Seminar Nasional HATTI, Medan.

Das, B. M. (1988a). Mekanika Tanah ”“ Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis Jilid 1. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Das, B. M. (1988). Mekanika Tanah ”“ Prinsip-prinsip Rekayasa Geoteknis Jilid 2. Jakarta: Penerbit Erlangga.

Zulkipli, Eka., P, & Aprianto. (2015). Korelasi Kadar Air, Derajat Kepadatan Relatif Dengan CBR Pada Tanah Berbutir. Jurnal Mahasiswa Teknik Sipil Universitas Tanjungpura, 1 (1), 35-43.

Downloads

Published

2020-04-01

Issue

Section

Articles