Analisis Kuantitas Dan Kontinuitas Sistem Penyediaan Air Bersih Pada Kawasan Graha Candi Golf Semarang

Wasino Wasino, Parhadi Parhadi, Suwarto Suwarto, Triwardaya Triwardaya, Royswan Isgandhi, Yustinus Eka Wiyana

Abstract


Graha Candi Golf adalah kawasan perumahan yang dikembangkan oleh PT.Candi Golf Boulevard sejak Tahun 1997, saat ini menguasai lahan lebih dari 360 hektar. Dari lahan seluas itu, 40 hektar digunakan untuk lapangan golf, dan 40 hektar untuk pembangunan sektor 1 dengan jumlah rumah 300 unit. Pembangunannya sudah diselesaikan akhir tahun 2007, selanjutnya tahun 2008 dikembangkan Golf Residen sektor 2, yang menempati lahan seluas 30 hektar, dengan jumlah rumah sebanyak 300 unit. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih pada kawasan tersebut pengembang memanfaatkan air sungai sebagai air baku, yang dilengkapi Instalasi Penjernihan Air (IPA). Selanjutnya air hasil pengolahan dialirkan melalui sistem perpipaan sampai ke rumah. Tujuan penelitian ini adalah melakukan kajian kuantitas dan kontinuitas dari sistem penyediaan air bersih di kawasan Graha Candi Golf. Adapun metode penelitian ini adalah dengan mengumpulkan data- data priper berupa peta daerah pelayanan, dan jumlah penduduk. Selanjutnya melakukan analisis pendistribusian air bersih dengan menggunakan program EPANET versi 2.0. Program EPANET merupakan program computer (EPA–software) dengan tampilan windows yang dapat melakukan simulasi periode tunggal atau majemuk dari perilaku hidrolis dan kualitas air pada jaringan pipa bertekanan. Dengan analisis simulasi yaitu melacak aliran air (flow) pada pipa dan tekanan (pressure )di setiap titik (node). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada pemakaian air penuh (Q peak) Pada pemakaian air penuh (Q peak), kinerja sistem jaringan air bersih di Graha Candi Golf ditunjukkan melalui output Epanet versi 2, yaitu 42,47% kecepatan pada links <0,3 m/detil, dan 6,79% tekanan pada node <10 m sehingga belum bisa memenuhi aspek kuantitas dan kontinuitas. Sedangkan pada pemakaian air tidak penuh (Q 50%), adalah 24,57% kecepatan pada lings <0,3 m/detik, dan , 0,98% tekanan pada node <10 m. Pada kondisi tersebut aspek kuantitas dan kontinuitas juga belum bisa dipenuhi.

Keywords


Kebutuhan air bersih, kuantitas, kontinuitas,tekanan, kecepatan

Full Text:

PDF

References


Anonimous, 2019. Graha Candi Golf. Grahacandigolf.co.id. diakses pada tanggal 12 September 2019

Anonimous, 2019. Perusahaan Daerah Air Minum Kota Semarang. (PDAM) https://www.pdamkotasmg.co.id/ diakses tanggal 10 September 2019

Agustina V. D. 2007. Analisa Kinerja Sistem Distribusi Air Bersih PDAM Kecamatan Banyumanik di Perumnas Banyumanik (Studi Kasus Perumnas Banyumanik Kel. Srondol Wetan). Tesis. Semarang: Universitas Diponegoro Semarang

Badan Pusat Statistik. 2019. Kota Semarang Dalam Angka. Semarang: Badan Pusat Statistik Kota Semarang.

Direktorat Jenderal Cipta Karya. 1998. Petunjuk Teknis Perencanaan Air Bersih. Direktorat Jenderal Cipta Karya Jakarta: Departemen Pekerjaan Umum.

Karlina. Nita. 2018. Analisis Hidrolika Pipa Distribusi Air Bersih. (Skripsi). Bogor: Institut Pertanian Bogor.

Lewis A Roosman. 2000. Users Manual EPANET 2 Versi Bahasa Indnesia. Ekamitra Enginering, Alih Bahasa: Ekamitra Enginering.

Peraturan Pemerintah. 2005. Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Peraturan Pemerintah Tahun No 16 Tahun 2005.

Peraturan Menteri Pekerjaan Umum. 2007. Tentang Penyelenggaraan Pengembangan Sistem Penyediaan Air Minum. Peraturan Pemerintah No 18/PRT/M/2007.

Triatmodjo Bambang 1993. Hidraulika II. Yogyakarta: Beta Offset




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v5i2,Oktober.1577

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats