Analisis Kekuatan Jepit Penambat E-Clip Terhadap Perilaku Panas Pada Saat Pemasangan Pada Rel

Warsiti Warsiti, Kusdiyono Kusdiyono, Risman Risman, Hastya Tatas Herarki, Muchammad Izzuddin Alif

Abstract


Salah satu jenis penambat elastis adalah penambat elastis tipe e-clip. Penggunaan penambat elastis e-clip sendiri mendapatkan pengesahan dan rekomendasi pemakaian dari Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementrian Perhubungan No. KA.405/SK.10/DJKA/II/10. Salah cara untuk menaikan batas elastik baja dengan cara perlakuan panas atau biasa disebut dengan Heat treatment pada saat pemasangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui pengaruh variasi suhu pemanasan terhadap kuat jepit penambat dan untuk mengetahui pemanasan suhu optimum untuk mendapatkan kuat jepit yang maksimum. Variasi panas panas pada penelitian adalah suhu antara 150°C sampai dengan 300°C dengan media pendingin berupa oli SAE 90 lalu dilanjutkan dengan pengujian kuat jepit pada masing-masing penambat elastis yang telah diberi perlakuan panas maupun yang tanpa perlakuan panas. Dari hasil pengujian kuat jepit penambat tanpa perlakuan panas didapatkan kuat jepit akhir sebesar 1742,55 kgf lalu pada perlakuan panas 150°C sebesar 1971,832 kgf, pada 200°C sebesar 1988,454 kgf, pada 250°C sebesar 1631,552 kgf dan pada 300°C sebesar 1325,636 kgf. Suhu optimum yang didapatkan melalui analisis regresi adalah sebesar 155.0469 °C yang akan menghasilkan kuat jepit akhir sebesar 1992,49 kgf.

Keywords


Penambat elastis, e-clip, perlakuan panas, kuat jepit penambat.

Full Text:

PDF

References


Adawiyah, R., Murdjani, Hendrawan, A. 2014. Pengaruh Perbedaan Media Pendingin Terhadap Struktur Mikro dan Kekerasan Pegas Daun Dalam Proses Hardening. Jurnal POROS TEKNIK. Volume 6, Nomor 2, Banjarmasin.

Alexander dkk, Sriatie Djaprie. 1990. Dasar Metalurgi untuk Rekasayawan. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Davis, Harmer E., Troxell, George E. and Hauck, George F.W. 1982. The Testing of Engineering Materials. New York : McGraw Hill.

Haryadi, Gunawan Dwi. 2005. Pengaruh Suhu Tempering Terhadap Kekerasan Struktur Mikro dan Kekuatan Tarik Pada Baja K-460. ROTASI. Volume 7, Nomor 3, Semarang.

Peraturan Dinas. Nomor 10 Tahun 1986 tentang Perencanaan Konstruksi Jalan Rel

Peraturan Dinas No 10 Tahun 2010 tentang Perencanaan Konstruksi Jalan Rel

Peraturan Menteri Perhubungan. Nomor 60 Tahun 2012 tentang Persyaratan Teknis Jalur Kereta Api.

Purwanto, Dwi. 2010. Kajian kekuatan Penambat Rel Elastis e- Clip. Majalah Ilmiah Material, Komponen dan Konstruksi. Volume 10, Nomor 2, Banten: B2TKS – BPPT.




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v5i2,Oktober.1574

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats