Analisis Risiko Keterlambatan Waktu Pada Pelaksanaan Proyek Pembangunan Spbu (Studi Kasus Di Kabupaten Bantul, Yogyakarta)

Dwi Sasongko Nurhuda, Widarto Sutrisno, Dimas Langga Chandra Galuh

Abstract


Keterlambatan waktu proyek merupakan suatu peristiwa yang selalu terjadi pada setiap proyek. Keterlambatan pada proyek akan berakibat pada kemunduran waktu dimana akan mengurangi keutungan yang telah ditargetkan oleh kontraktor yang menangani proyek tersebut. Keterlambatan waktu juga dapat disebabkan oleh buruknya manajemen proyek yang diterapkan dan juga kesalahan-kesalahan sumber daya manusia didalamnya. Tujuan penelitian ini adalah, untuk memberi penilaian risiko dan mengidentifikasi risiko apa saja yang mempengaruhi keterlambatan waktu pada proyek Pembangunan salah satu SPBU di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, serta mengetahui respon terhadap risiko yang masuk dalam kategori risiko yang tidak dapat ditoleransi. Untuk mencapai tujuan penelitian tersebut dilakukan studi literatur dari penelitian terdahulu untuk mendapatkan variabel risiko yang berpengaruh pada keterlambatan waktu pada proyek Pembangunan salah satu SPBU di Kabupaten Bantul, Yogyakarta, responden dalam penelitian ini adalah pihak- pihak yang terlibat dalam proyek tersebut. Variabel risiko yang telah dinilai oleh responden, selanjutnya dilakukan analisis Probability-Impact Matrix untuk mengetahui nilai level dari setiap risiko. Setelah didapatkan risiko dengan kategori risiko yang tidak dapat di toleransi, dilanjutkan proses wawancara dengan responden, untuk mengetahui respon risiko. Hasil dari analisis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa teridentifikasi 9 risiko yang menyebabkan keterlambatan waktu pelaksanaan pada proyek tersebut dengan kategori risiko sedang dan risiko tinggi. Berdasarkan hasil wawancara, respon risiko yang diambil untuk mengurangi kemungkinan dan dampak yang diakibatkan oleh setiap risiko adalah dengan merencanakan langkah mitigasi risiko, dimana langkah tersebut diawali dengan mengetahui terlebih dahulu tentang penyebab terjadinya suatu risiko.

Keywords


Keterlambatan waktu, penilaian risiko, respon risiko.

Full Text:

PDF

References


AS/NZS 4360. 1999. Risk Management. Sydney: NSW.

AS/NZS ISO 31000. 2009. Risk Management: Principles and Guidline. Sydney: NSW.

Berenson, M. L. 2012. Basic Business Statistics: Concepts and Applications. Twelfth Edition. New Jersey: Pearson Education, Inc.

Duffield, C & Trigunarsyah, B. 1999. Project Management-Conception to Completion. Australia: Engineering Education Australi (EEA).

Fisk, E. R. 1997. Construction Project Administration (5th ed.), New Jersey: Prentice HallA Guide to the Project Management Body of Knowledge (PMBOK® Guide)-2000 Edition.

Iacob, V.S dan Dumbrava, V. 2013. Using Probability – Impact Matrix in Analysis and.

Ilie.G., &Ciocoiu, C. N. 2010. Application Of Fishbone Diagram to Determine The Risk Of an Event With Multiple Causes.

Institute of Risk Management (IRM). 2002. A risk management standard. London: The Institute of Risk Management.

Rahayu, P.H. 2001. Asuransi Contractor’s All Risk sebagai Alternatif Pengalihan Risiko Proyek Dalam Industri Konstruksi Indonesia. Seminar Nasional Manajement Konstruksi 2001. Bandung: Fakultas Teknik Universitas Katolik Parahyangan.

Soeharto, I. 1995. Manajemen Proyek dari konseptual sampai operasional. Jakarta: Erlangga.

Soeharto, I. 2001. Manajemen proyek jilid 2: Dari konseptual sampai operasional. Jakarta: Erlangga.

Sukaarta, I.W, Sompie B.F, Tarore. H. 2012. Analisis Resiko Proyek Pembangunan Dermaga Studi Kasus Dermaga Pehe di Kecamatan Siau Barat Kabupaten Sitaro. Jurnal Ilmiah MEDIA ENGINEERING, Vol.2, No. 4, November 2012 (257-266).

Well- Stam, D Van, et.al., 2004. Project Risk Management: an essential tool for managing and controlling project, Kogan Page, London and Sterling VA




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v5i2,Oktober.1571

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


View My Stats