Penggunaan Metode Pembelajaran Group Investigation Untuk Pengajaran Matematika

Anny Widayanti

Abstract


Berdasarkan pengamatan bahwa hasil Ujian Nasional mata pelajaran matematika menduduki ranking terendah dibandingkan dengan mata pelajaran yang lain. Demikian pula yang dialami selama ini dalam pembelajaran matematika di Sekolah Dasar Negeri Mororejo melalui hasil tes formatif, tes mid semester, maupun tes sumatif hasilnya menduduki rangking terendah dibanding dengan mata pelajaran yang lain. Tujuan dari penelitian ini adalah: Mendiskripsikan cara yang efektif dalam pembelajaran matematika tentang menyajikan data ke bentuk tabel, diagram, diagram garis, batang dan lingkaran melalui model pembelajaran group investigation dan membangkitkan motivasi siswa untuk pelajaran matematika. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas. Pelaksanaan penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus masing-masing siklus melalui empat tahap yaitu: tahap perencanaan, tahap pelaksanaan, tahap pengumpulan data, dan tahap refleksi. Pada pelaksanaan pembelajaran pada prasiklus yang hasilnya sangat rendah sebab dari 25 siswa setelah diadakan tes formatif terdapat 11 siswa yang mencapai tingkat ketuntasan belajar (44%). Pada pelaksanaan pembelajaran siklus 1 setelah hasil belajar siswa dianalisis melalui hasil monitoring selama tindakan berlangsung menunjukkan ada 18 siswa telah mampu menguasai materi yang disampaikan dengan baik atau telah mencapai tingkat ketuntasan belajar (72%). Pada siklus 2 terdapat 24 siswa telah mampu mencapai tingkat ketuntasan belajar (96 %) dan 1 siswa belum mampu mencapai tingkat ketuntasan belajar (4 %). Melihat hasil belajar siswa pada siklus 2 nampak sudah melebihi batas kriteria ketuntasan minimal lebih dari 70.

Keywords


hasil belajar, diagram, model pembelajaran group investigation

Full Text:

PDF

References


………. 2003. Undang-Undang No. 20 tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta: Departemen Pendidikan Nasional.

Badan Standar Nasional Pendidikan, 2007. Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar Tingkat SD/MI. Jakarta: Depdiknas.

Clark. 1981. Cognitive Prespective Theory and Psyco Educational Design. California: University Of Southern California.

Sudjana. 1989. Dasar-dasar Proses Belajar Mengajar. Bandung: Sinar Baru.

Sudjana. 2002. Metode dan Teknik Pembelajaran Partisipatif. Bandung: Falah Production.

Tim Pengembang Kurikulum Jawa Tengah, 2008. Model-Model Pembelajaran. Semarang: Dinas P&K Jawa Tengah.




DOI: http://dx.doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v5i1.1411

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jumlah Pengunjung