Kajian Eksperimental Dalam Upaya Meningkatkan Nilai Daya Dukung Lempung Merah Melalui Uji CBR

Authors

  • Hartono Hartono
  • Suparman Suparman Politeknik Negeri Semarang
  • Wahjoedi Wahjoedi Politeknik Negeri Semarang
  • Tedjo Mulyono Politeknik Negeri Semarang
  • Setio Utomo Politeknik Negeri Semarang

DOI:

https://doi.org/10.32497/bangunrekaprima.v4i1.1115

Abstract

Perkembangan teknologi semakin maju dan canggih terlebih dalam hal teknologi otomotif, sarana transportasi dirancang dan dibuat dengan ukuran untuk kelas ekonomi serta pribadi, juga ringan dan terjangkau oleh hampir semua lapisan masyarakat. Disamping itu kesejahteraan masyarakat telah berkembang cukup baik, serta adanya kebijakan dalam sistim penjualan otomotif. Berkaitan hal tersebut maka bagi pemerintah melalui dinas terkait, perlu memperhatikan dan menyediakan jalan yang memadai sebagai sarana untuk kelancaran transportasi (lalu lintas), sebagai pendukung lapis perkerasan melalui pemadatan bahan tanah dasar baik tanpa bahan tambah maupun dengan bahan tambahan sebagai pengisi (filler) guna memperbaiki gradasi butiran tanah. Semua bangunan yang berpijak pada tanah, baik secara langsung maupun melalui komponen struktur yang dipakai untuk menahan beban dari atas (bangunan). Secara sederhana material tanah terdiri dari butiran, air, dan udara, butiran tanah menurut kandungan ada tanah berbutir kasar. Tanah berbutir halus lolos ayakan Ø 0,075 mm dan besarnya diatas 50%, tanah ini mempunyai sifat kembang susut cukup besar, kekuatan rendah, dan plastisitasnya tinggi. Pada tanah yang didominasi oleh lempung dan silt serta pasir yang sangat halus, silt mempunyai sifat menyerap air, maka kandungan silt akan berpengaruh terhadap nilai indeks plastisitas bahkan sampai material non plastis. Demikian kajian terhadap nilai kohesi, tentunya semakin banyak nilai kandungan silt besarnya kohesi semakin rendah. Nilai kohesi semakin rendah sangat berpengaruh terhadap daya dukung tanah sehingga perlu ada kajian terutama terhadap pondasi struktur bangunan dan lapisan subgrade pada struktur jalan raya sebelum pekerjaan struktur di laksanakan di lapangan.

Kata kunci: Eksperimental, gradasi butiran tanah, peningkatan daya dukung.

Author Biographies

Hartono Hartono

Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Suparman Suparman, Politeknik Negeri Semarang

Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Wahjoedi Wahjoedi, Politeknik Negeri Semarang

Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Tedjo Mulyono, Politeknik Negeri Semarang

Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

Setio Utomo, Politeknik Negeri Semarang

Staf Pengajar Jurusan Teknik Sipil Politeknik Negeri Semarang

References

Bowles, Joseph E. 1991. Sifat - Sifat Fisis Dan Geoteknik Tanah. Jakarta: Erlangga.

Das, Braja M. 1995. Mekanika Tanah (Prinsip - Prinsip Rekayasa Geoteknis), Jilid 1 dan Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Hardiyatmo, Hary Christady. 2010. Stabilisasi Tanah untuk Perkerasan Jalan. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Ilyas, Tommy. 2004. Kegagalan lereng (slope failure) studi kasus: Jalan antara Samarinda-Tenggarong. Jurusan Teknik Sipil. Jakarta: Universitas Indonesia.

SKBI 2.3.06.1987. Petunjuk Perencanaan Penanggulangan Longsoran. Jakarta: Yayasan Badan Penerbit PU.

Sosrodarsono, Suyono. 1983. Mekanika Tanah dan Teknik Pondasi. Jakarta: PT. Pradnya Paramita.

Sunarli. 2008. Korelasi nilai perlawanan konus (qu) dengan nilai CBR = 0,3 qc (%).Skripsi S1. Semarang: Undaris.

Pd T- 02-2005-A. Analisis daya dukung tanah fondasi dangkal bangunan air. Jakarta: Badan Litbang Departemen PU.

http://asat.staff.umy.ac.id/files/2010/07/Pedoman-Analisis-Pondasi-Dangkal-PU.pdf, diakses pada tanggal 07-02-2012.

Ukiman. 2008. Lempung Merah Ditambah Semen Setelah Dieram 1 hari Pada Semen 4% Nilai CBR = 65 %, Semen 8% Nilai CBR = 80%. Orbith Vol. 4 No. 2 Juli 2008, Semarang: Politeknik Negeri Semarang.

Ukiman. 2009. Perilaku Kekuatan Tanah Galian Eks Bukit Kencana Akibat Penambahan Semen Melalui Uji CBR Laboratorium. Orbith Vol. 4 No. 4 April 2009, Semarang: Politeknik Negeri Semarang.

Risman. 2008. Kepadatan tanah lempung Sendang Mulya ditambah kapur diperoleh ɤd = 1,65 gr/cc dengan porsi 6,52 %. Orbith Vol.4 th 2008, Semarang: Politeknik Negeri Semarang.

Downloads

Published

2018-04-01

Issue

Section

Articles