PENGARUH LITERASI KEUANGAN DAN PERSEPSI KEMAMPUAN (ILLUSION OF CONTROL) TERHADAP KECENDERUNGAN BERMAIN JUDI PADA MAHASISWA: ANALISIS DENGAN METODE SOUTH OAKS GAMBLING SCREEN (SOGS)

Authors

  • Mirasanti Wahyuni
  • Kusmayadi
  • Didiek Susilo Tamtomo
  • Dewi Sri Marsanti
  • Sulistiyo

Keywords:

literasi keuangan, illusion of control, kecenderungan berjudi, mahasiswa, SOGS, fenomenologi.

Abstract

Perjudian telah menjadi fenomena sosial yang semakin marak, terutama dengan kemudahan akses ke
platform judi online. Meskipun beberapa individu melihat perjudian sebagai bentuk hiburan atau cara cepat
mendapatkan keuntungan finansial, aktivitas ini sering kali berujung pada kesulitan ekonomi dan gangguan
sosial. Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi keterlibatan seseorang dalam perjudian adalah literasi
keuangan. Literasi keuangan mencakup pemahaman individu dalam mengelola keuangan, membuat
keputusan finansial yang bijak, serta menyadari risiko dari aktivitas berisiko tinggi seperti perjudian. Selain
literasi keuangan, faktor psikologis juga memainkan peran penting dalam kecenderungan seseorang untuk
berjudi. Salah satu bias kognitif yang sering ditemukan dalam perilaku perjudian adalah persepsi
kemampuan (Illusion of Control), yaitu keyakinan bahwa seseorang dapat memengaruhi hasil permainan
yang sebenarnya acak. Dalam judi online, ilusi ini dapat muncul dalam berbagai bentuk, seperti penggunaan strategi yang tidak berdampak nyata, keyakinan terhadap pola kemenangan yang tidak ada, serta efek
"hampir menang" yang mendorong pemain untuk terus bermain.
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan persepsi kemampuan (illusion
of control) terhadap kecenderungan bermain judi pada mahasiswa dengan menggunakan instrumen South
Oaks Gambling Screen (SOGS). Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif fenomenologi untuk
menggali pengalaman subjektif, persepsi, serta pola perilaku mahasiswa terkait perjudian. Sebanyak 67
responden berpartisipasi dalam pengisian kuesioner, dan sebagian dipilih sebagai informan untuk
wawancara mendalam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22% responden memiliki kecenderungan
berjudi tinggi dan 18% berada pada kategori sedang. Mahasiswa dengan literasi keuangan tinggi cenderung
mampu mengelola keuangan dengan baik, memahami risiko, serta menolak perilaku spekulatif seperti
perjudian. Sebaliknya, mahasiswa dengan literasi keuangan rendah lebih rentan terlibat judi untuk mengejar
kepuasan instan. Persepsi kemampuan (illusion of control) muncul kuat pada responden dengan
kecenderungan tinggi, ditandai keyakinan berlebihan bahwa mereka memiliki strategi atau intuisi khusus
untuk menang, meskipun hasil perjudian bersifat acak. Temuan ini mengindikasikan bahwa literasi
keuangan berperan sebagai faktor protektif, sedangkan illusion of control menjadi faktor pendorong
perilaku berjudi. Penelitian ini merekomendasikan perlunya edukasi literasi keuangan dan intervensi khusus
untuk mengurangi risiko perjudian pada mahasiswa.

References

Abarbanel, B., Gainsbury, S. M., King, D. L., Hing, N., & Delfabbro, P. (2018).

Gambling games on social platforms: How do advertisements for social casino

games target young adults? Policy & Internet, 10(1), 82-102.

Addiyansyah, Wahfidz & Rofi’ah. (2023). Kecanduan Judi Online Di Kalangan

Remaja Desa Cilebut Barat Kecamatan Sukaraja Kabupaten Bogor.

MANIFESTO: Jurnal Gagasan Komunikasi, Politik, dan Budaya. Vol. 1, No. 1

Arrafif, A.I. & Wiguna, F.A. (2023). Phenomenological Analysis Of The Rising

Online Gambling Among Students in Kediri. Journal Sosiologi Pendidikan

Humanis. Volume 08, No. 1

Calado, F., & Griffiths, M. D. (2016). Problem gambling worldwide: An update and

systematic review of empirical research (2000–2015). Journal of Behavioral

Addictions, 5(4), 592-613.

Creswell, J. W. (2013). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five

approaches (3rd ed.). SAGE.

Delfabbro, P., King, D., & Derevensky, J. (2020). Adolescent gambling and problem

gambling: A road well-travelled or still under construction? International

Journal of Mental Health and Addiction, 18(3), 1-25.

Fanani, A.F. & Tritasyah, R.P. (2023). Maraknya Judi Online Di Kalangan Anak

Muda : Faktor Dan Dampaknya. https://www.researchgate.net.

Financial Services Authority (OJK). (2021). Survei Nasional Literasi dan Inklusi

Keuangan 2021. Jakarta: Otoritas Jasa Keuangan.

Gainsbury, S. M., Russell, A., Hing, N., Wood, R. T., Lubman, D., & Blaszczynski, A.

(2015). The impact of internet gambling on gambling problems: A comparison

of moderate-risk and problem internet gamblers. Psychology of Addictive

Behaviors, 29(2), 564-575.

Guest, G., Bunce, A., & Johnson, L. (2006). How many interviews are enough? An

experiment with data saturation and variability. Field Methods, 18(1), 59–82.

Huberman, A. M., & Miles, M. B. (1994). Qualitative data analysis: An expanded

sourcebook (2nd ed.). SAGE Publications.

Lesieur, H. R & Blume, S.B. (1992) Revising the South Oaks Gambling Screen in

Different Settings. Journal of Gambling Studies. 9, 213-223

Lusardi, A., & Mitchell, O. S. (2014). The Economic Importance of Financial

Literacy: Theory and Evidence. Journal of Economic Literature, 52(1), 5-44.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A

methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Morse, J. M. (2015). Critical analysis of strategies for determining rigor in qualitative

inquiry. Qualitative Health Research, 25(9), 1212–1222.

Subagyo, A.A.M. & Astuti, Laras. (2022). Faktor yang Mempengaruhi Mahasiswa

Melakukan Perjudian Online. Indonesian Journal of Criminal Law and

Criminology. Volume. 3, Issue. 3.

Wang, C. C., Lee, H. K., & Stodghill, S. P. (2021). Financial literacy and gambling

disorder: Understanding the link between money management and problem

gambling. Journal of Gambling Studies, 37(2), 313-331.

Wikipedia. Gacha game. Diakses 22 November 2025 dari en.wikipedia.org

Wood, R. T., & Williams, R. J. (2011). A comparative profile of the internet gambler:

Demographic characteristics, game-play patterns, and problem gambling

status. New Media & Society, 13(7), 1123-1141.

Downloads

Published

2026-07-07