PENINGKATAN PENGETAHUAN PENULANGAN STRUKTUR BETON PADA MASYARAKAT PERTUKANGAN DI KELURAHAN SUSUKAN, KEC. UNGARAN TIMUR, KAB. SEMARANG

Authors

  • Fajar Surya Herlambang
  • Leily Fatmawati, S.T., M.T.
  • Edo Wiguna, S.T., MT.
  • Dian Sukma Larassati, S.T., M.T.
  • Tjokro Hadi S.ST., M.T.
  • Danang Isnubroto, S.T., M.T.
  • Dr. Stefanus Santosa, M.Kom.
  • Karnawan Joko S.ST., M.T.
  • Puji Wahyumi, S.H., M.Kn.
  • Roselina Rahmawati S.ST., M.T.

Keywords:

Pokja Pembangunan, Penulangan yang tidak sesuai standar,Bimbingan teknis, Peningkatan pengetahuan

Abstract

Di Kelurahan Susukan telah terbentuk kelompok kerja (Pokja) pembanguan yang anggotanya adalah pekerja
bangunan atau biasa disebut tukang. Berdasarkan wawancara diketahui para tukang ini biasa mengerjakan rumah
tinggal atau proyek pribadi yang mana proyek tersebut tidak dilengkapi dengan gambar rencana yang lengkap.
Apalagi gambar penulangan struktur betonnya. Oleh karena itu mereka biasa mengerjakan berdasarkan
pengalaman yang lalu. Diketahui juga bahwa para tukang tersebut tidak memiliki latar belakang pengetahuan atau
Pendidikan tentang penulangan sehingga dikhawatirkan penulangan yang dibuat tidak sesuai standar yang
berlaku. Kondisi tersebut membuat Tingkat keamanan bangunan menjadi rendah. Melihat kenyataan tersebut
dirasa perlu memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) kepada para tukang agar memiliki pengetahuan dasar
penulangan yang cukup sehingga bisa mengerjakan pembesian dengan benar. Pada Bimtek ini juga disampaikan
tentang alat pelindung diri (APD) untuk pekerja konstruksi. Diharapkan setelah mengikuti Bimtek peserta
mengenakan APD dalam bekerja. Pelaksanaan Bimtek ini disambut dengan baik yang mana diketahui dari
antusiasme peserta mengikuti Bimtek dari awal hingga akhir serta sangat aktif dalam diskusi. Bimtek disampaikan
secara tatap muka dilengkapi dengan alat peraga. Dengan demikian peserta cepat memahami materi yang
disampaikan. Dalam diskusi dapat diketahui peningkatan pengetahuan dari peserta tentang jenis baja tulangan,
Panjang penyaluran, tulangan geser, tulangan Tarik, jarak tulangan dan selimut beton.

References

[1] Sadiman S., Arief dkk. (2010). Media Pendidikan Pengertian, Pengembangan, dan

pemanfaatannya. Rajawali Press, Jakarta.

[2] Mujadi. (1994). Desain dan pembuatan Alat Peraga IPA. Universitas Terbuka, Jakarta.

[3] Undang-Undang Republik Indonesia No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja

[4] Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 50 Tahun 2012 tentang Penerapan Sistem

Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

[5] Kuswantoro, Agung, S.Pd., M.Pd. (2015). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja.

Bandung: Alfabeta.

[6] Tarwaka. (2014). Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja di Tempat Kerja.

Surabaya: Harapan Press.

[7] Asroni, Ali. (2010). Balok dan Pelat Beton Bertulang. Graha Ilmu, Jakarta.

[8] SNI 03-2847-2002, Tata Cara Perhitungan Struktur Beton Untuk Bangunan Gedung.

Downloads

Published

2026-07-07