PENERAPAN MESIN PENCACAH LIMBAH SAYURAN UNTUK CAMPURAN PUPUK KOMPOS DESA ROWOSARI, KEC. TUNTANG, KAB. SEMARANG
Keywords:
mesin pencacah, limbah, sayuranAbstract
Desa Rowosari, Kecamatan Tuntang, Kabupaten Semarang, merupakan salah satu daerah yang memiliki
potensi pertanian yang cukup besar. Sebagian besar masyarakatnya bermata pencaharian sebagai petani
sayur dan hortikultura. Namun, aktivitas pertanian ini juga menghasilkan limbah sayuran yang cukup
banyak. Limbah sayuran yang tidak terkelola dengan baik dapat menimbulkan permasalahan lingkungan,
seperti bau tidak sedap dan peningkatan jumlah sampah organik yang sulit terurai dengan cepat. Salah satu
solusi yang dapat diterapkan dalam mengelola limbah sayuran adalah dengan mengolahnya menjadi pupuk
kompos. Pupuk kompos memiliki banyak manfaat bagi pertanian, di antaranya dapat meningkatkan
kesuburan tanah, mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, dan mengurangi dampak negatif limbah
organik terhadap lingkungan. Namun, proses pembuatan kompos seringkali memakan waktu yang lama,
terutama karena ukuran limbah organik yang besar dan sulit terurai secara cepat. Program pengabdian
masyarakat yang dilaksanakan oleh Politeknik Negeri Semarang ini bertujuan untuk memperkenalkan dan
menerapkan teknologi mesin pencacah limbah sayuran kepada masyarakat Desa Rowosari. Melalui
program ini, masyarakat akan diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan limbah organik,
cara penggunaan mesin pencacah, serta teknik pembuatan kompos yang efektif. Dengan adanya inovasi ini,
diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan di
Desa Rowosari. Program pengabdian masyarakat sudah dilaksanakan dengan peserta yang sangat antusias
untuk dapat mengoperasikan mesin pencacah limbah sayuran. Limbah hasil pencacah sayuran dapat
dimanfaatkan oleh masyarakat desa Rowosari untuk membuat pupuk kompos
References
[1] Budynas, R.G., Nisbett, J.K., 2011. Shigley’s Mechanical Engineering Design. New
York : McGraw-Hill.
[2] Cross, Nigel. 1942. Engineering Design Methods. Thirf Edition. UK. John Willey
& Sons, LTD.
[3] Gerling, Heinrich. (Tanpa Tahun). Westermann Tables for The Metal Trade SKIP
Series No. 3. All About Machine Tools. Jutz-Scharkus.
[4] Haditya, Kukuh, Lazuar, dan Sujud. 2016. Rancang Bangun Mesin Pengupas Biji
Jenitri Sistem Rotary dengan Kapasitas 100 Kg/Jam. Tiak diterbitkan. Politeknik
Negeri Semarang : Semarang.
[5] Khurmi, R.S., J.K. Gupta. 2005. A Textbook Of Machine Design. New Delhi : Eurasia
Publishing House (Pvt.) Ltd.
[6] Laurentinus, H.S., Yuliati, 2022. Rancang Bangun Mesin Pencuci Berbagai Jenis
Umbi, Rimpang dan Kacang Tanah dengan Sinergi Rotary Rubber Brush, Jurnal
Ilmiah Widya Teknik, Vol. 21, No. 1., Hal. 14-20.
[7] Limbong, M.A.M., Oppusunggu, K., Eswanto, 2018. Rancang Bangun Mesin
Pencucui Umbi Wortel dengan Menggunakan Drum Pemutar kapasitas 150 kg/jam,
Jurnal Ilmiah Mekanik, Vol. 4, No. 2, Hal. 85-92.
[8] Sato, G. Takeshi. Hartanto, N. Sugiarto. 1996. Menggambar Mesin Menurut Standart
ISO. Jakarta : PT. Pradnya Paramita.
[9] Sularso, dan Kiyokatsu Suga. 2002. Dasar Perencanaan dan Pemilihan Elemen
Mesin. Jakarta : PT. Pradnya Paramita.
[10] N.R.W. Tajuddin, dan W.P. Yosua. 2018. Rancang Bangun Mesin Pengupas
Kentang dengan Penggerak Motor Listrik 1 HP dengan Kapasitas 36 Kg/Jam.
Tidak diterbitkan. Politeknik Negeri Semarang : Semarang.



