PENGEMBANGAN DIGITALISASI MANAJEMEN DAN PELAPORAN KEUANGAN PONDOK PESANTREN SUNAN GUNUNG JATI BAALAWY (SGJB) GUNUNG PATI KABUPATEN SEMARANG

Iwan Budiyono, Siti Hasanah, Ida Nurhayati, Mella Katrina Sari

Abstract


Pondok pesantren merupakan sebuah lembaga pendidikan islam yang di dalamnya terdapat
beragam proses pembelajaran tak terkecuali dengan Pondok Pesantren Sunan Gunung Jati
Ba’alawy (SGJB). Pondok pesantren SGJB memiliki tata kelola yang tidak jauh berbeda
dengan lembaga pendidikan umumnya, yaitu meliputi manajemen, administrasi, dan
sebagainya. Proses kelola yang dilakukan juga cukup rumit. Hal tersebut kerap menjadikan
pengelolaan berjalan lambat. Penyusunan laporan keuangan memang bukan hal yang
mudah bagi sebagian kalangan termasuk di kalangan pesantren. Padahal hal tersebut sangat
dibutuhkan seiring dengan peningkatan minat santri yang belajar di pesantren.
Bertambahnya jumlah santri yang mendaftar belajar di pesantren tentu tidak dapat hanya
dilayani secara manual terus-menerus untuk kebutuhan administratifnya. Dibutuhkan 

adanya digitalisasi sistem pembayaran dan pelaporan keuangan untuk memudahkan proses
administrasi keuangan di pesantren. Hal inilah yang menjadikan pentingnya manajemen
atau pengelolaan laporan keuangan di pesantren. Kendala yang dialami oleh Pondok
Pesantren Sunan Gunung Jati Ba’alawy (SGJB) seringkali terjadi pada proses pelaporan
keuangan karena kurangnya kemampuan dan pemahaman SDM dalam Menyusun laporan
keuangan dan seringkali terkendala disaat identifikasi data keuangan santri dengan semakin
bertambahnya jumlah santri pada tiap semesternya. Dengan melihat perkembangan
teknologi yang sangat pesat saat ini mendorong kebutuhan setiap individu untuk melakukan
kegiatan lekat dengan digital. Maka diharapkan dalam proses pembuatan laporan keuangan
nantinya akan berbasis digital sehingga akan mempengaruhi kualitas kinerja manajemen
SDM. Dan nantinya, dalam proses pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat ini tim
pengabdi berencana untuk melaksanakannya secara online. Hal ini dikarenakan adanya
kondisi pandemi sejak bulan Januari 2020 yang sangat membatasi kegiatan bertatap muka
secara langsung. Proses pengabdian dengan melibatkan mitra yaitu Pesantren Sunan
Gunung Jati Ba’alawy (SGJB).
Kata kunci: 


Keywords


Digital, Laporan Keuangan, Pesantren , Manajemen.

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.