SISTEM BERBASIS IOT UNTUK PEMANTAUAN DERAJAT KEASAMAN DAN KONSENTRASI LARUTAN NUTRISI TANAMAN MELON HIDROPONIK TIPE DRIP FERTIGASI

Eko Supriyanto, Abu Hasan, Tahan Prahara, Hutama Arif Baramantyo

Abstract


Hidroponik adalah teknik bercocok tanam dengan media tanam tanpa tanah. Hidroponik tipe DripFertigation adalah salah satu teknik hidroponik yang digunakan oleh masyarakat. Drip Fertigationmerupakan gabungan dari Fertilizer dan Irigation yang berarti bahwa metode irigasi dengan pupuk yangsudah dilarutkan dengan air yang kemudian didistribusikan munuju akar tanaman melalui pipa teteirigasi. Metode ini dapat menyediakan pemberian air dan pupuk yang cukup sesuai dengan kebutuhan
tanaman melon. Drip Fertigation juga memiliki banyak manfaat untuk pertanian, yaitu meminimalisiakar tertular hama dan penyakit, mengurangi polusi tanah, meningkatkan efisiensi penggunaan air, danpemberian pupuk yang optimal. Larutan nutrisi hidroponik mengandung unsur makro dan mikro yangdibutuhkan tanaman agar dapat tumbuh dengan baik. Derajat keasaman (pH) dan kepekatan larutannutrisi (EC) merupakan variabel yang harus selalu diperhatikan dalam budidaya hidroponik. pH harudijaga selalu konstan agar akar tanaman dapat menyerap nutrisi secara optimal. Kepekatan larutan nutrisdiatur agar tanaman selalu tercukupi kebutuhan nutrisi sesuai jenis dan umur tanaman. Penelitian inbertujuan untuk membangun prototipe sistem pemantauan derajat keasaman dan kepekatan larutan nutrishidroponik tanaman melon tipe Drip Fertigation berbasis web. Metodologi yang digunakan adalah metodprototipe. Metode ini meliputi proses komunikasi, perencanaan, pemodelan, konstruksi dan implementasi
Kata Kunci:


Keywords


IoT, Hidroponik, Drip Fertigation, pH, EC

Full Text:

PDF

Refbacks

  • There are currently no refbacks.