PENINGKATAN PRODUK DAN PENGENALAN SISTEM INFORMASI AKUNTANSI BAGI UMKM PENYEDIA OLEH-OLEH MAKANAN KHAS DESA WISATA LEREP, UNGGARAN

Nurul Hamida, Pandiya Pandiya

Abstract


Strategi pengembangan ekonomi Jawa Tengah ditunjang oleh tiga pilar ekonomi yaitu:
industri, pertanian, dan pariwisata yang salah satu pelaku didalamnya adalah usaha kecil
menengah. Dalam rangka mengiatkan kepariwisataan di Jawa Tengah pada saat ini
bermunculan keberadaan desa wisata yang salah satu diantaranya adalah DESA WISATA
LEREP yang berada di lereng gunung Unggaran, tepatnya berada di Kecamatan Unggaran
Barat, Kabupaten Semarang. Sejak dicanangkannya sebagai pusat oleh-oleh Desa Wisata
Tumpi dan Tempe Kripik Proses pembuatan
tempe kripik dan aneka kripik yang lainnya di desa Karang Bolo, dari tahap awal sampai
tahap akhir masih dilakukan secara tradisional, termasuk cara penggorengannya yang
masih menggunakan tungku dengan bahan bakar kayu. Berdasarkan hasil intreview dengan
Sekertaris Desa dan beberapa pelaku UMKM di desa wisata Lerep, ditemukan beberapa
permasalahan yang dihadapi mitra pengabdian pada masyarakat, antara lain: (1) Adanya
Keterbatasan dalam Sistem Informasi Akuntansi dan Manajemen Keuangan, (2) Kurang
optimal dalam inovasi produk, packaging dan pemasaran, (3)Kurangnya akses pembiayaan
bank. Hasil dari pendekatan dan diskusi tersebut diperoleh masukan tentang permasalahan
yang dihadapi oleh mitra kelompok UMKM sebagaimana yang tersebut diatas. Adapun
solusi permasalah hasil dari kesepakatan bersama antara tim pengusul dengan mitra adalah
managemen keuangan, (2)Pelatihan Inovasi Produk, Packaging dan Pemasaran, dan
(3)Pelatihan Akses Pembiayaan Bank. bisa memberikan atau meningkatkan mitra
kemampuan untuk meningkatkan usahanya. Adapun instruktur pelatihan tersebut berasal
dari dosen Politeknik Negeri Semarang dan dengan mengandeng mitra dari bank BPD
Cabang Pembantu Unggaran. Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 20
September 2019 dari jam 08.00 sampai dengan jam 15.00 bertempat di Balai Pertemuan
Desa Lerep dengan diikuti oleh 20 peserta. Hasil evaluasi terhadap pelaksanaan pelatihan
menunjukkan bahwa peserta sangat antusias dalam mengikuti pelatihan serta bisa
memahami materi yang disampaikan. Selain itu juga dilakukan pendampingan selama 2
kali kunjungan untuk memantau dan memberikan bantuan pada UMKM yang terkait
dengan materi pelatihan.
Kata kunci: akuntansi, desa wisata, keripik, oleh-oleh makanan khas, UMKM


Full Text:

PDF

References


Anonimous. 2003. Grand Strategi Pengembangan Sentra UKM. Kementrian Koperasi dan

UKM RI, Jakarta.

DPUM. 2016. Pemetaan dan Strategi Peningkatan Daya Saing UMKM dalam Menghadapi

Masyarakat Ekonomi ASEAN (2015) dan Pasca MEA 2025.

Gunawan, Ardiyanto. 2013. Lima Tips Sukses UKM. TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA.

http://diskopumkm.semarangkota.go.id/9-berita/66-online). 40-pelaku-umkm-goes-

Keputusan Menteri Keuangan No.40/KMK.06/2003 tgl 29 Januari 2003 tentang UMKM.

Penelitian dan Pengembangan Teknologiuntuk UKM di Jawa Tengah Bidang: Ekonomi

klaster, ukm, umkm, potensi industri, Tim Peneliti Balitbang Prov. Jateng.

(http://www.balitbangjateng.go.id/index.php/web/kegiatan/detail/210)

Peran Pemerintah, Perusahaan dan Kampus Untuk Pengembangan UMKM. 2013.

(http://digilib.uin-suka.ac.id/13783/).

Peran Perguruan Tinggi Dalam Mendukung UMKM. http://zahiraccounting.com/

id/blog/peran- perguruan-tinggi-dalam-mendukung-umkm/.

Tant/atnagnatna ngdaann-d anP-e pluealunagn g-UukMmK-jMela ngJ-emlaenag- 201M5E. A.http://swa.co.id/businessstrategy Telkomd Dukuuknugn-gp ePlaelkauk-uu mUkMmK-sMiap S-giaop-g Gloob aGl.lhotbmall). 20h1t3tp.h:/tt/p ://)wwwwww..tteellkkoomm..ccoo..iidd//tteellkkoomm-- dukung-pelaku-umkm-siap-go-global.html . UU No. 20 Tahun 2008 tentang Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).


Refbacks

  • There are currently no refbacks.