STUDI PENGARUH VARIASI KUAT ARUS PENGELASAN PELAT AISI 444 MENGGUNAKAN ELEKTRODA AWS E316L

Ojo Kurdi

Abstract


Baja tahan karat feritik sering digunakan dalam industri pengilangan minyak bumi. Pengelasan adalah proses manufaktur dan perawatan utama yang digunakan, salah satunya adalah pengelasan SMAW (Shielded Metal Arc Welding). Dalam studi ini, penulis menganalisa sifat mekanik pada sambungan pelat pengelasan baja tahan karat feritik AISI 444 dengan tebal pelat 2 mm dengan elektroda AWS A5.4 E316L diameter 2 mm. Karakterisasi yang dilakukan meliputi pengujian tarik, kekerasan mikro, dan struktur mikro. Berdasarkan data dari hasil penelitian didapatkan nilai kekuatan tarik spesimen raw material baja tahan karat feritik sebesar 555 N/mm2, sedangkan nilai kekuatan tarik spesimen hasil pengelasan arus 40 A sebesar 395 N/mm2, 60 A sebesar 511 N/mm2, dan 75 A sebesar 502 N/mm2. Terdapat cacat pengelasan berupa porositas pada weld metal pada pengelasan arus 40 A yang menyebabkan nilai kekuatan tarik menurun. Hasil uji kekerasan menunjukkan nilai tertinggi terdapat pada pengelasan arus 40 A yang memiliki rata – rata kekerasan pada daerah weld metal sebesar 353 HV, daerah HAZ sebesar 365 HV, dan weld metal sebesar 223 HV. Nilai kekerasan menurun seiring menurunnya arus pengelasan. Hal ini didukung dengan hasil uji struktur mikro, spesimen dengan arus pengelasan 40 A memiliki ukuran butir ferit lebih kecil di daerah HAZ, seiring bertambahnya arus pengelasan maka ukuran butir ferit poligonal semakin membesar yang menyebabkan kekerasan spesimen menurun.
Kata kunci: Baja tahan karat feritik, SMAW, Uji tarik, Uji kekerasan mikro, Uji struktur mikro.


Full Text:

Untitled

Refbacks

  • There are currently no refbacks.