PENINGKATAN KAPASITAS LINK RADIO UNTUK MENGATASI WAN CONGESTION DENGAN METODE LINK AGGREGATION

Tatiana Ranadipura, Agus Wagyana

Abstract


Penggunaan traffic jaringan selular yang tinggi dapat menyebabkan performansi jaringan menjadi buruk. Jika penggunaan traffic pada link microwave sangat tinggi dan hampir mencapai kapasitas bandwidth jaringan yang disediakan, maka akan menimbulkan WAN congestion. Utilisasi link microwave radio yang tinggi juga dapat mengindikasikan terjadinya WAN congestion. WAN congestion yang terjadi
pada link radio site 1331<> site 1126 PT. XL Axiata dapat ditangani dengan metode link aggregation physical layer. Metode link aggregation yang digunakan adalah meningkatkan sistem radio dari 1+1 menjadi sistem radio 2+0 dengan menggabungkan 2 port fisik radio menjadi 1 link logical. Metode link aggregation physical layer meningkatkan kapasitas ethernet link radio 1331<>1126  yang semula sebesar 116 Mbps menjadi 274 mbps. Utilisasi jaringan yang semula bernilai 94,49% menurun 51,93%, menjadi 42,56% setelah dilakukan upgrade kapasitas link radio menggunakan metode link aggregation physical layer. Parameter performansi yang diukur setelah dilakukan peningkatan kapasitas yaitu Iub
packet loss tertinggi sebesar 2%, Iub jitter tertinggi sebesar 2,3 ms, Iub rejection tertinggi sebesar 10%, dan nilai Iub delay sebesar 0 ms. Nilai performansi menjadi lebih baik dan sesuai standar KPI PT. XL Axiata. Peningkatan kapasitas link radio juga membuat performansi jaringan menjadi lebih baik, karena
kebutuhan bandwidth pelanggan terpenuhi dengan adanya penambahan kapasitas yang efisien.

Kata kunci: kapasitas, link aggregation, throughput, utilisasi, WAN congestion


Full Text:

PDF

References


Adinata. 2014. Analisis Perbandingan Unjuk Kerja Protokol UDP.

Palmer, M. 2013. Hands-On Networking Fundamentals. Canada.

Pratama, P. A. E. 2015. Handbook Jaringan Komputer. Bandung.

Sofana, I.. 2013. Membangun Jaringan Komputer. Bandung.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.